Enter your keyword

Prof. Zulfiadi Zulhan Menjadi Invited Speaker di STIS-V 2025 di Bengaluru, India

Prof. Zulfiadi Zulhan Menjadi Invited Speaker di STIS-V 2025 di Bengaluru, India

Prof. Zulfiadi Zulhan Menjadi Invited Speaker di STIS-V 2025 di Bengaluru, India

Bengaluru, India — 9–12 Desember 2025 – Prof. Dr. Zulfiadi Zulhan tampil sebagai salah satu Invited Speaker pada The Fifth International Conference on the Science & Technology of Ironmaking and Steelmaking (STIS‑V 2025), yang diselenggarakan oleh Indian Institute of Science (IISc) di Bengaluru, India. Kegiatan ilmiah internasional bergengsi ini menjadi salah satu forum utama bagi peneliti dan praktisi dari seluruh dunia untuk berbagi hasil riset, inovasi teknologi, serta strategi transisi menuju produksi besi dan baja yang lebih berkelanjutan dan rendah emisi.

STIS‑V 2025 diinisiasi oleh Indian Institute of Science (IISc) dan telah menjadi salah satu forum ilmiah penting dalam pengembangan ilmu dan teknologi ironmaking dan steelmaking modern. Konferensi ini berlangsung dari 9 hingga 12 Desember 2025 di kampus IISc Bengaluru dan menghadirkan puluhan sesi paralel, presentasi ilmiah, serta diskusi teknis yang mencakup berbagai aspek fundamental dan terapan dalam bidang metalurgi proses.

Lebih dari sekadar konferensi akademik, STIS‑V juga berperan sebagai platform networking global, yang memungkinkan para peserta memperkuat kerja sama riset internasional, berdiskusi mengenai tren teknologi mutakhir, serta berbagi pengalaman implementasi proses industri yang lebih efisien, berdaya saing, dan ramah lingkungan.

Dalam kesempatan ini, Prof. Zulfiadi Zulhan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Prof. Govind S. Gupta atas undangan kehormatan untuk menjadi pembicara tamu. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada panitia penyelenggara, khususnya Dr. Ayush Badaya dan Dr. Aryan R. M. G., atas dukungan penuh selama kegiatan, termasuk penjemputan di bandara, akomodasi di Guest House, serta pengantaran kembali ke bandara setelah konferensi. Kunjungan ini menjadi semakin berkesan karena merupakan kunjungan pertama Prof. Zulfiadi ke India, yang memberikan pengalaman profesional dan budaya yang mendalam.

Kegiatan STIS‑V 2025 tidak hanya memberikan ruang diskusi teknis, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya lokal yang bermakna. Dalam program budaya, disampaikan kisah Dewa Ganesha — sosok simbolik yang memiliki makna khusus dan kedekatan dengan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). Ganesha merupakan lambang resmi ITB, yang secara filosofis melambangkan ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, kecerdasan, dan pendidikan, serta dikenal sebagai simbol penghalau rintangan dalam proses pencarian ilmu. Keterkaitan simbolik antara Ganesha, pendidikan, dan dunia akademik menjadikan momen ini memiliki makna emosional dan reflektif tersendiri bagi Prof. Zulfiadi Zulhan sebagai akademisi ITB dan wakil Indonesia, sekaligus memperkuat dimensi kultural dalam pengalaman konferensi internasional tersebut.

Partisipasi Prof. Zulfiadi Zulhan sebagai Invited Speaker di STIS‑V 2025 semakin menegaskan peran Indonesia, khususnya Institut Teknologi Bandung, dalam jaringan ilmiah internasional di bidang ironmaking, steelmaking, dan process metallurgy. Kehadiran beliau menunjukkan kontribusi aktif akademisi Indonesia dalam pengembangan riset teknologi produksi baja ramah lingkungan, sekaligus memperkuat posisi ITB sebagai salah satu pusat riset yang relevan dalam percaturan riset dan inovasi global menuju industri besi dan baja yang berkelanjutan.

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.