Profil

Latar Belakang

Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB didirikan pada tanggal 29 Agustus 2005, berdasarkan SK Rektor ITB No. 222/2005 yang bertujuan melakukan reorganisasi unit-unit akademik ITB dengan menambahkan jumlah Fakultas / Sekolah dari 7 (tujuh) menjadi 11 (sebelas). Namun unsur-unsur pembentuk SAPPK bukanlah hal yang baru, karena seluruh program akademik dan sumber dayanya berasal dari dua departemen yang semula bernaung di bawah Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (yaitu: Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota) dan dua program studi yang semula bernaung di bawah Fakultas Teknik Industri (yaitu: Studi Pembangunan dan Transportasi ).

SAPPK ITB mulai aktif beroperasi sejak tanggal 1 Januari 2006 sebagai unit implementasi akademik yang bertanggung jawab melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. SAPPK memiliki 13 (tiga belas) program studi mulai dari strata pendidikan sarjana sampai dengan doktor, 9 (sembilan) kelompok keahlian, 114 (seratus empat belas) staf akademik , dan 57 (lima puluh tujuh) staf non akademik (per 01 Agustus 2017), dan 1667 mahasiswa program sarjana, program magister dan program doktor (kondisi 9 Agustus 20127).

Seperti telah digariskan dalam AD/ART ITB BHMN, SAPPK ITB mengemban amanat untuk membina dan mengembangkan pengetahuan ilmiah, budaya dan komunitas akademik yang kondusif, serta jejaring dan inisiatif kerjasama internasional.

Visi:

Menjadi institusi pendidikan dan penelitian yang terkemuka di Asia dan memiliki reputasi Internasional, dalam bidang perencanaan, perancangan dan pengembangan kebijakan lingkungan binaan yang berkelanjutan.

Misi:

  1. Memberikan kontribusi signifikan terhadap penciptaan dan diseminasi pengetahuan ilmiah dalam bidang perencanaan, perancangan dan pengembangan kebijakan lingkungan binaan, serta penerapannya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembinaan lingkungan berkelanjutan, sehingga kemungkinan terjadinya peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia pendukung pada tingkat lokal hingga nasional, melalui sinergi antara kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  2. Mengembangkan program pendidikan bidang perencanaan, perancangan dan pengembangan kebijakan lingkungan binaan, yang mampu membina kemampuan berfikir kreatif dan kritis serta sikap etis dan bertanggung jawab pada lulusan, sehingga siap menjadi tenaga profesional, wirausaha, pemimpin dan agen perubahan yang andal dalam masyarakat.
  3. Mendorong tumbuhnya kegiatan akademik dan upaya kolaboratif dengan perhatian khusus pada isu-isu tentang: good governance; community based and participatory approach; pengetahuan, budaya dan identitas lokal; harmonisasi antara tantangan serta peluang global vs lokal.
English