{"id":192,"date":"2022-11-09T04:26:27","date_gmt":"2022-11-09T04:26:27","guid":{"rendered":"http:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/?page_id=192"},"modified":"2022-11-09T04:27:24","modified_gmt":"2022-11-09T04:27:24","slug":"kondisi-umum","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/kondisi-umum\/","title":{"rendered":"Kondisi Umum"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-193 size-large\" src=\"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-content\/uploads\/sites\/440\/2022\/11\/Peta-Situasi-ITB-dan-KHDTK-dikelilingi-desa-min-1024x725.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"725\" srcset=\"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-content\/uploads\/sites\/440\/2022\/11\/Peta-Situasi-ITB-dan-KHDTK-dikelilingi-desa-min-1024x725.jpg 1024w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-content\/uploads\/sites\/440\/2022\/11\/Peta-Situasi-ITB-dan-KHDTK-dikelilingi-desa-min-300x212.jpg 300w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-content\/uploads\/sites\/440\/2022\/11\/Peta-Situasi-ITB-dan-KHDTK-dikelilingi-desa-min-768x543.jpg 768w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-content\/uploads\/sites\/440\/2022\/11\/Peta-Situasi-ITB-dan-KHDTK-dikelilingi-desa-min-1536x1087.jpg 1536w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-content\/uploads\/sites\/440\/2022\/11\/Peta-Situasi-ITB-dan-KHDTK-dikelilingi-desa-min-2048x1449.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p><b>Jalur Masuk Menuju KHDTK Gunung Geulis<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Gunung Geulis terletak pada wilayah administratif tiga kecamatan yaitu Jatinangor, Tanjungsari, dan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Terletak pada batas geografis 107<\/span><span style=\"font-weight: 400\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400\">48\u201904,4\u201d-107<\/span><span style=\"font-weight: 400\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400\">49\u201921,5\u201d dan 06<\/span><span style=\"font-weight: 400\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400\">55\u201932,9\u201d- 06<\/span><span style=\"font-weight: 400\">o<\/span><span style=\"font-weight: 400\">57\u201921,3\u201d. Batas kawasan areal bagian utara berbatasan dengan Area Penggunaan Lain (APL), Desa Cinanjung dan Desa Raharja Kecamatan Tanjungsari. Bagian timur berbatasan dengan APL dan Desa Cikahuripan Kecamatan Cimanggung. Bagian selatan berbatasan dengan APL, Desa Sawahdadap, dan Desa Mangunarga Kecamatan Cimanggung. Bagian Barat berbatasan dengan APL, Desa Cisempur, Desa Jatimukti, dan Desa Jatiroke Kecamatan Jatinangor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Jalur Masuk<\/b> <b>Cisempur<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jalur masuk melalui Desa Cisempur terletak pada 6\u00b056&#8217;39.3324\u2018\u2019 S dan 107\u00b047&#8217;48.6816&#8221; E. Wilayah Desa Cisempur merupakan kawasan bekas ladang yang terdiri dari semak belukar (herba, perdu, dan pohon kecil) umumnya didominasi oleh kaliandra, disepanjang jalan menuju plot pencuplikan banyak ditemukan aren (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Arenga pinnata<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">), mahoni (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Swietenia macrophylla<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">), mangga (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Mangifera indica<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">), awar-awar (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Ficus septica<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">), rumpun bambu dan beberapa individu pohon kemiri (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Aleurites moluccana<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) yang berukuran besar. Kontur di lokasi ini berlereng dengan tanah bebatuan, di sebelah utara plot pencuplikan terdapat tebing terjal. Spesies dengan bentuk hidup pohon yang memiliki nilai penting tertinggi diantaranya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Aleurites moluccana<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Hibiscus macrophyllus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Ficus septica<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan spesies pohon lainnya diantaranya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Khaya anthotheca<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Piper aduncum<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Spathodea campanulata<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Indeks keanekaragaman pohon di wilayah Cisempur sebesar 1,79.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada area Desa Cisempur ditemukan dua jenis kelelawar yaitu kelelawar pemakan serangga dan pemakan buah berdasarkan pengamatan ukuran dan feses. Kedua jenis kelelawar ini tidak teridentifikasi lebih lanjut. Diperkirakan feses kelelawar pemakan buah berperan dalam penyebar benih tumbuhan buah yang dimakannya. Selain kelelawar, ditemukan reptil (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Sphenomorphus temminckii<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">), tupai kekes (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Tupaia javanica<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) dan musang luwak (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Paradoxurus hermaphroditus<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">).<\/span><\/p>\n<p><b>Gambar A. <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Titik masuk dan rona lapangan Desa Cisempur<\/span><\/p>\n<p><b>Jalur Masuk Cikahuripan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jalur masuk melalui Desa Cikahuripan terletak pada koordinat 6\u00b056&#8217;4.8012\u201d S dan 107\u00b048&#8217;36.7596&#8221; E. Jalur masuk melalui Desa Cikahuripan merupakan jalur dengan akses yang mudah untuk mencapai puncak Gunung Geulis dikarenakan berbatasan dengan pemukiman dan industri. Desa Cikahuripan memiliki komoditas unggulan berupa singkong, palawija, alpukat, nangka, mangga, rambutan, pisang, jeruk, pepaya, dan kopi. Selain memiliki komoditas unggulan, desa ini memiliki potensi komoditas pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang layak untuk dikembangkan. Potensi lain yang dimiliki adalah potensi hidrologi karena Desa Cikahuripan merupakan hulu dari Sungai Cibabaki. Desa Cikahuripan memiliki kelompok tani, kelompok wanita tani, kelompok pengrajin, dan kelompok wisata desa. Mata pencaharian desa ini masih didominasi oleh petani.<\/span><\/p>\n<p><b>Gambar B. <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Titik masuk dan rona lapangan Desa Cikahuripan<\/span><\/p>\n<p><b>Jalur Masuk Cinanjung<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jalur masuk melalui Desa Cinanjung memiliki potensi utama berupa wisata, pada jalur ini terdapat Wisata Tangga Seribu. Pada jalur masuk ini, ditemui tegakan mahoni dan jenis lainnya seperti sengon buto (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Enterolobium cyclocarpum<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">). Mata pencaharian masyarakat Desa Cinanjung didominasi oleh pedagang dan buruh tani. Sama seperti desa lainnya, Desa Cinanjung memiliki potensi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan dengan komoditas unggulan berupa singkong dan kopi. Desa Cinanjung memiliki potensi pengembangan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">eco-village<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> serta potensi pengembangan usaha produksi biopestisida dan pupuk organik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Gambar C. <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Titik masuk dan rona lapangan Desa Cinanjung\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Jalur Masuk Jatiroke<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jalur masuk melalui Desa Jatiroke terletak pada koordinat 6\u00b055&#8217;34.4712\u201d S dan 107\u00b047&#8242; 54.2796&#8221; E. Jalur masuk melalui Desa Jatiroke merupakan jalur masuk terdekat dari Kampus ITB Jatinangor. Kawasan KHDTK HPGG yang termasuk ke dalam Desa Jatiroke merupakan hulu Sungai Cijati. Desa Jatiroke memiliki potensi hidrologi yang sangat baik. Selain potensi hidrologi, Desa Jatiroke memiliki potensi yang layak untuk dikembangkan seperti bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Desa Jatiroke juga memiliki tegakan pinus seluas 3 ha. Secara umum Desa Jatiroke memiliki komoditas unggulan berupa padi, singkong, palawija, dan kopi. Lokasi Jatiroke yang berada di sekitar kawasan industri membuat Jatiroke termasuk desa yang padat penduduk dengan mata pencaharian penduduknya didominasi karyawan swasta dan buruh pabrik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Gambar D. <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Titik masuk dan rona lapangan Desa Jatiroke<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jalur Masuk Menuju KHDTK Gunung Geulis Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Gunung Geulis terletak pada wilayah administratif tiga kecamatan yaitu Jatinangor, Tanjungsari, dan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Terletak pada batas geografis 107o48\u201904,4\u201d-107o49\u201921,5\u201d dan 06o55\u201932,9\u201d- 06o57\u201921,3\u201d. Batas kawasan areal bagian utara berbatasan dengan Area Penggunaan Lain (APL), Desa Cinanjung dan Desa Raharja Kecamatan Tanjungsari. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1562,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-192","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/192","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1562"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=192"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/192\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":195,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/192\/revisions\/195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/gununggeulis\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=192"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}