{"id":15189,"date":"2026-01-30T07:41:27","date_gmt":"2026-01-30T07:41:27","guid":{"rendered":"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/?p=15189"},"modified":"2026-01-30T07:41:27","modified_gmt":"2026-01-30T07:41:27","slug":"dekanat-fitb-menyapa-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/dekanat-fitb-menyapa-2026\/","title":{"rendered":"Dekanat FITB Menyapa 2026"},"content":{"rendered":"<h3 class=\"entry-post-title p-font\">Dekanat Menyapa: PPMI FITB 2026 DAN UPAYA MEMUTUS RANTAI \u201cTidak Ada Waktu\u201d<\/h3>\n<div class=\"entry-post-meta-wrap\">\n<ul class=\"entry-meta s-font\">\n<li class=\"entry-meta-date\">Posted:<a title=\"Dekanat Menyapa: PPMI FITB 2026 DAN UPAYA MEMUTUS RANTAI \u201cTidak Ada Waktu\u201d\" href=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/dekanat-menyapa-ppmi-fitb-2026-dan-upaya-memutus-rantai-tidak-ada-waktu\/\" rel=\"bookmark\"> 29\/01\/2026 <\/a><\/li>\n<li class=\"entry-meta-author\">By:<a href=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/author\/dasaptaerwin\/\">dasaptaerwin<\/a><\/li>\n<li class=\"entry-meta-category\">Category:<a href=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/category\/kegiatan\/\" rel=\"category tag\">Kegiatan<\/a><\/li>\n<li class=\"entry-meta-comment\"><a href=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/dekanat-menyapa-ppmi-fitb-2026-dan-upaya-memutus-rantai-tidak-ada-waktu\/#respond\">Comment: 0<\/a><\/li>\n<li class=\"edit-link\"><a class=\"post-edit-link\" href=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/wp-admin\/post.php?post=15182&amp;action=edit\">Edit<\/a> <a id=\"vc_load-inline-editor\" class=\"vc_inline-link\" href=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/wp-admin\/post.php?vc_action=vc_inline&amp;post_id=15182&amp;post_type=post\">Edit with WPBakery Page Builder<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<div class=\"entry-content clearfix\">\n<h3>PPMI FITB 2026 DAN UPAYA MEMUTUS RANTAI \u201cTidak Ada Waktu\u201d<\/h3>\n<p>Transformasi Ekosistem Riset dan Menulis untuk Dosen FITB<\/p>\n<p>Oleh: Dekanat FITB<\/p>\n<p>Dalam rangkaian program Dekanat Menyapa, Dekanat FITB melakukan kunjungan ke 10 Kelompok Keilmuan\/Keahlian (KK) dengan agenda utama menyampaikan Call for Proposal PPMI FITB 2026, memberikan update program-program Dekanat, dan membuka dialog langsung dengan dosen serta peneliti di masing-masing KK.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-15185\" src=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/01\/1-1024x576.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/01\/1-1024x576.png 1024w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/01\/1-300x169.png 300w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/01\/1-768x432.png 768w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/01\/1.png 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Dari serangkaian dialog produktif tersebut, muncul satu tema sentral yang terus berulang di hampir setiap diskusi: tantangan produktivitas menulis. Banyak dosen mengungkapkan keinginan kuat untuk menulis dan mempublikasikan karya, namun terkendala oleh keterbatasan waktu dan sistem kerja yang belum optimal. Artikel ini merangkum refleksi kami terhadap tantangan tersebut, sekaligus menawarkan perspektif baru tentang bagaimana kita dapat memutus lingkaran setan \u201ctidak ada waktu\u201d dan membangun ekosistem menulis yang lebih produktif di FITB.<\/p>\n<hr>\n<p>Bagi seorang akademisi, menulis bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan urat nadi dari keberlanjutan riset. Namun, realita di lapangan seringkali berkata lain. Banyak dari kita terjebak dalam siklus \u201cingin menulis tapi terbentur waktu\u201d. Jika kita tidak mengubah cara kita bergerak, kita akan selamanya terjebak dalam lingkaran setan yang menghambat produktivitas karya.<\/p>\n<h3>1. Lingkaran Setan Riset dan Dana<\/h3>\n<p>Kita semua paham rumusnya: Paper memerlukan Data, Data memerlukan Riset, dan Riset memerlukan Dana. Namun, pintu masuk dari seluruh rangkaian ini adalah Proposal. Masalahnya, proposal tidak akan terwujud tanpa aktivitas Menulis.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-15186\" src=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/01\/2-1024x576.png\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/01\/2-1024x576.png 1024w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/01\/2-300x169.png 300w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/01\/2-768x432.png 768w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2026\/01\/2.png 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Tanpa tulisan, tidak ada dana. Tanpa dana, tidak ada riset. Tanpa riset, tidak ada publikasi. Inilah <em>loop<\/em> (lingkaran) yang harus kita putus. Kita perlu berhenti menjadikan \u201cketiadaan waktu\u201d sebagai alasan, karena menulis seharusnya adalah pemicu awal, bukan hasil akhir yang dikerjakan jika ada sisa waktu.<\/p>\n<h3>2. Mengubah Paradigma: Menulis Tidak Harus Mengetik<\/h3>\n<p>Salah satu hambatan terbesar adalah persepsi bahwa menulis harus duduk di depan laptop dan mengetik dari layar kosong. Kita dapat menggunakan teknologi yang tepat untuk menggantikan aktivitas mengetik. Konversi Suara menjadi Teks.<\/p>\n<p>Kegiatan paparan, diskusi kelas, diskusi riset, atau rekaman pemikiran saat menunggu dapat dikonversi menjadi <em>raw text<\/em> menggunakan fitur <em>auto-caption<\/em> (seperti di Teams atau Zoom). Jangan menunggu naskah sempurna; mulailah dengan naskah mentah yang kemudian bisa dipoles melalui:<\/p>\n<ul>\n<li>Diskusi Tim: Untuk menajamkan substansi.<\/li>\n<li>AI (<em>Artificial Intelligence<\/em>): Untuk curah gagasan (<em>brainstorming<\/em>) dan merapikan struktur bahasa.<\/li>\n<li>Proofreader: Untuk memastikan tidak ada kesalahan penyuntingan, pengetikan, sekaligus mengupayakan agar tulisan lebih mengalir.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>3. Peran Strategis: Dari Lektor hingga Guru Besar<\/h3>\n<p>Produktivitas bukan hanya beban individu, melainkan kerja kolektif. Ada pembagian peran yang jelas dalam ekosistem ini:<\/p>\n<ul>\n<li>Dosen AA dan Lektor: Fokus pada penguatan data dan naskah pertama.<\/li>\n<li>Dosen Lektor Kepala (Manusia Setengah GB \u2013 istilah Pak Dekan): Dapat berperan menguatkan analisis, sintesis, dan diskusi.<\/li>\n<li>Guru Besar (GB): Dengan Ibu dan Bapak GB berperan sebagai Host, EO, dan Dirigen. GB harus mampu mengorganisasi tim riset dan memastikan grup riset berjalan secara harmonis. Ibu dan Bapak Guru Besar akan memastikan \u201corkestra\u201d riset terus bermain. Jika GB tidak bergerak mengorganisasi, maka potensi tim akan redup.<\/li>\n<li>Dalam diskusi dengan KK Geologi Terapan (KKGT), Prof. Deny Juanda juga menambahkan perspektif bahwa tugas dosen-dosen AA, L, dan LK adalah juga memperkaya khasanah pemikiran para GB. Interaksi dua arah harus terbina dengan baik.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>4. Penutup<\/h3>\n<p>Menulis adalah keahlian utama yang harus dimiliki untuk tumbuh dan berkembang di dunia akademik. Kita tidak perlu menunggu waktu luang yang sempurna\u2014karena waktu tersebut tidak akan pernah datang. Kita hanya perlu memanfaatkan teknologi (rekaman suara, AI) dan kolaborasi tim yang solid untuk memastikan setiap ide terdokumentasi menjadi karya.<\/p>\n<p>Mari kita mulai menulis, dengan cara apa pun, mulai hari ini. Karena reputasi FITB tidak dibangun dari apa yang kita pikirkan, tetapi dari pemikiran yang berwujud dan dipublikasikan.<\/p>\n<p>******<br \/>\nSalam<br \/>\nRudi<br \/>\nStaf Sistem Informasi&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dekanat Menyapa: PPMI FITB 2026 DAN UPAYA MEMUTUS RANTAI \u201cTidak Ada Waktu\u201d Posted: 29\/01\/2026 By:dasaptaerwin Category:Kegiatan Comment: 0 Edit Edit with WPBakery Page Builder PPMI FITB 2026 DAN UPAYA MEMUTUS RANTAI \u201cTidak Ada Waktu\u201d Transformasi Ekosistem Riset dan Menulis untuk Dosen FITB Oleh: Dekanat FITB Dalam rangkaian program Dekanat Menyapa, Dekanat FITB melakukan kunjungan ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":204,"featured_media":15190,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-15189","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15189","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/users\/204"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15189"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15189\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15191,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15189\/revisions\/15191"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15190"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}