{"id":14885,"date":"2025-12-13T04:09:25","date_gmt":"2025-12-13T04:09:25","guid":{"rendered":"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/?p=14885"},"modified":"2025-12-16T08:44:03","modified_gmt":"2025-12-16T08:44:03","slug":"sesi-bimbingan-teknis-penulisan-proposal-riset-bima-kemendiktisaintek-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/sesi-bimbingan-teknis-penulisan-proposal-riset-bima-kemendiktisaintek-2026\/","title":{"rendered":"Sesi Bimbingan Teknis Penulisan Proposal Riset Bima Kemendiktisaintek 2026"},"content":{"rendered":"<div class=\"prose dark:prose-invert inline leading-relaxed break-words min-w-0 [word-break:break-word] prose-strong:font-medium [&amp;_&gt;*:first-child]:mt-0\">\n<h3><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-14889\" src=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/images-bima.png\" alt=\"\" width=\"210\" height=\"91\" srcset=\"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/images-bima.png 341w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/images-bima-300x130.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 210px) 100vw, 210px\" \/><\/h3>\n<h3 class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">sesi bimbingan teknis penulisan proposal riset bima kemendiktisaintek 2026<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Video ini berisi sesi berbagi dan bimbingan teknis bagi dosen\/peneliti ITB yang akan mengajukan proposal riset ke skema BIMA 2026, dengan fokus pada pemahaman ketentuan skema, teknik penulisan proposal yang kuat, dan tips praktis agar proposal lebih kompetitif.<\/p>\n<h2><span class=\"selectable-text copyable-text xkrh14z\">Tenggat pengiriman proposal via BIMA tanggal 29 Desember 2025 pukul 15.00 (bukan pukul 23.00).<\/span><\/h2>\n<h3 id=\"tujuan-dan-konteks\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Tujuan dan konteks<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Sesi ini diselenggarakan oleh DRI ITB sebagai bagian dari rangkaian \u201cSharing Session\u201d untuk meningkatkan kualitas proposal riset sivitas akademika ITB pada pendanaan BIMA tahun 2026. Acara ini berdurasi sekitar 1 jam 51 menit dan dikemas dalam format pemaparan materi dilanjutkan tanya jawab interaktif.<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Sharing Session Vol. 10: Bimbingan Teknis Penulisan Proposal Riset BIMA 2026\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/dyILN6y2cwc?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<h3 id=\"isi-utama-materi\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Isi utama materi<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Narasumber menjelaskan gambaran umum skema BIMA (tujuan program, jenis pendanaan, kriteria kelayakan, dan luaran yang ditargetkan) lalu mengaitkannya dengan strategi perencanaan riset di tingkat individu dan institusi. Dijelaskan pula poin-poin penting pedoman (template, pembobotan penilaian, kesesuaian tema prioritas, serta aspek administratif yang sering menjadi sumber kegagalan administratif).<\/p>\n<h3 id=\"teknik-penulisan-proposal\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Teknik penulisan proposal<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Bagian kunci sesi ini membahas cara menyusun latar belakang yang kuat, perumusan masalah dan pertanyaan riset yang tajam, tujuan dan manfaat yang terukur, serta desain metode yang realistis namun ilmiah kuat. Narasumber juga menekankan pentingnya konsistensi antara rumusan masalah, metode, jadwal, anggaran, dan luaran, termasuk cara menulis justifikasi anggaran dan rencana luaran publikasi\/hak kekayaan intelektual.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/PPT-Sharing-Session-Vol10-1.pdf\" class=\"pdfemb-viewer\" style=\"\" data-width=\"max\" data-height=\"max\"  data-toolbar=\"bottom\" data-toolbar-fixed=\"off\">PPT Sharing Session Vol10<br\/><\/a>\n<h3 id=\"tips-praktis-dan-diskusi\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Tips praktis dan diskusi<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Pada bagian akhir, peserta mendapat berbagai tips praktis, seperti kesalahan umum yang perlu dihindari (misalnya proposal terlalu umum, tidak sesuai fokus skema, atau lemah di metodologi), serta strategi meningkatkan peluang lolos melalui kolaborasi dan pemetaan rekam jejak publikasi. Sesi tanya jawab menyoroti kasus nyata peserta (misalnya penyesuaian topik, pengelolaan timeline, dan integrasi dengan roadmap riset prodi\/fakultas), sehingga peserta mendapat panduan yang lebih aplikatif untuk menyiapkan proposal BIMA 2026.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/simulasi_nilai_proposal_riset_dikti.xlsx\">simulasi_nilai_proposal_riset_dikti<\/a><\/p>\n<hr \/>\n<div class=\"prose dark:prose-invert inline leading-relaxed break-words min-w-0 [word-break:break-word] prose-strong:font-medium [&amp;_&gt;*:first-child]:mt-0\">\n<h2 class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">ARAHAN RINCI<\/h2>\n<h3 id=\"latar-belakang-acara\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Latar belakang acara<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Teks berisi transkrip Sharing Session Volume 10: Bimbingan Teknis Penulisan Proposal Riset BIMA 2026 yang diselenggarakan Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) ITB, dihadiri dosen dan peneliti muda, dengan agenda pengantar dari Direktur Riset dan Inovasi (Prof. Elfahmi), dilanjutkan sesi materi teknis dan tanya jawab. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesiapan dosen dan peneliti ITB dalam menyusun proposal BIMA yang berkualitas, kompetitif, dan sesuai panduan.<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"struktur-organisasi-riset-itb-dan-ekosistem\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Struktur organisasi riset ITB dan ekosistem<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Direktur menjelaskan bahwa riset dan inovasi di ITB berada di bawah Wakil Rektor Inovasi dengan tiga direktorat: Direktorat Riset dan Inovasi (mengelola riset TRL 1\u20136\/7), Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi (DKST\/STP, untuk hilirisasi ke industri, berlokasi di Sumarecon IIP ITB Innovation Park), serta Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran. Ditekankan konsep \u201cekosistem riset\u201d di mana aktivitas riset dan inovasi menjadi kultur sehari-hari seluruh sivitas, dengan orientasi impact riset yang luas, baik tangible maupun intangible, serta kontribusi terhadap jargon \u201ckampus berdampak\u201d.<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"program-penguatan-kinerja-riset-internal\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Program penguatan kinerja riset internal<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">DRI meluncurkan program \u201ccoaching clinic penulisan artikel ilmiah\u201d berbasis platform (TBSid) dengan skema \u201cdokter publikasi\u201d yang dapat dipilih dosen sebagai coach, difasilitasi co-working space di lantai 6 lengkap dengan suasana kerja yang nyaman. Program ini dimaksudkan untuk mengakselerasi publikasi dan paten, melengkapi berbagai upaya penguatan ekosistem riset seperti roadshow ke fakultas dan pembinaan dosen muda serta mahasiswa S3.<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"target-kinerja-riset-dan-ranking\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Target kinerja riset dan ranking<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Dalam konteks mandat MWA kepada rektor, ITB menargetkan lompatan ranking QS dari sekitar 255 menjadi 150 dalam empat tahun, yang dinilai sebagai target sangat ambisius sehingga memerlukan \u201ckerja-kerja luar biasa\u201d terutama dari dosen sebagai ujung tombak publikasi dan riset. Data internal DRI menunjukkan pertumbuhan publikasi dan dana penelitian yang signifikan, namun masih ada kelemahan pada indikator sitasi per fakultas dan international research network (IRN), sehingga diarahkan fokus pada publikasi di jurnal Q1\/top tier dan penguatan integritas riset.<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"dana-penelitian-dan-peluang-pendanaan\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Dana penelitian dan peluang pendanaan<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Dipaparkan bahwa secara nasional tersedia pendanaan riset sangat besar, termasuk dari Kemendikbudristek sekitar 3,3 triliun rupiah, dan terdapat skema dengan nilai hingga 2,5 miliar per proposal per tahun (khususnya di jalur riset strategis LPDP), serta contoh peneliti yang memperoleh dana hingga 100 miliar rupiah. Di ITB sendiri, data pertengahan tahun menunjukkan total pengelolaan dana penelitian internal maupun eksternal yang besar (puluhan hingga lebih dari seratus miliar rupiah), dengan peluang yang terus meningkat melalui berbagai skema prioritas dan strategis.<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"capaian-dan-target-proposal-bimarikup\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Capaian dan target proposal BIMA\/RIKUP<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Direktur menyebut bahwa pada tahun sebelumnya jumlah proposal untuk RIKUP dari ITB sekitar 10 dan yang didanai 5, lalu naik drastis menjadi sekitar 25 proposal sehingga diharapkan tingkat keberhasilan juga meningkat. Untuk skema BIMA, ITB sebelumnya mengajukan sekitar 450 proposal dan sekitar 137\u2013140 didanai; target ke depan adalah peningkatan signifikan hingga kisaran 300\u2013400 proposal lolos, dengan menekankan bahwa tidak mengajukan proposal berarti pasti tidak dapat pendanaan.<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"penekanan-kepatuhan-terhadap-panduan-dan-etika\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Penekanan kepatuhan terhadap panduan dan etika<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Bagian penting dari pengantar adalah penegasan pentingnya kepatuhan ketat terhadap panduan administratif BIMA (kuota kata, persyaratan kelayakan, format, dll.), karena banyak proposal gugur di seleksi administrasi meskipun substansinya baik. Juga diingatkan etika pengusulan, misalnya larangan mengajukan proposal yang sama ke beberapa sumber pendanaan tanpa memperhatikan aturan, dan pentingnya menjaga integritas riset dan pengusulan.<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"strategi-penyusunan-dan-bank-proposal\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Strategi penyusunan dan bank proposal<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Direktur mendorong dosen untuk tidak menunggu mendekati tenggat, karena pengalaman menunjukkan sistem sering padat (ribuan proposal masuk mendekati deadline) yang menimbulkan kesulitan teknis dan administrasi. Disarankan membangun \u201cbank proposal\u201d yang diturunkan dari roadmap riset yang jelas, sehingga pada setiap call pendanaan peneliti cukup melakukan penyesuaian dengan skema (prioritas vs strategis, jenis riset, dan fokus tema).<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"indikator-penilaian-substansi-proposal\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Indikator penilaian substansi proposal<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Dipaparkan indikator penilaian seperti rekam jejak relevan, kualitas referensi dan sitasi, metode, relevansi anggaran, serta keterlibatan pihak lain (misalnya konsorsium, perguruan tinggi 3T, dan mitra). Diberikan tips strategis, misalnya mengutamakan citasi karya sendiri dalam bagian state of the art (selama relevan) untuk memaksimalkan skor pada indikator rekam jejak, serta menyusun anggaran yang logis per tahun dan sesuai tahapan riset (bukan sekadar membagi rata atau menggandakan pembelian).<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"perubahan-teknis-bima-jam-submit-dan-otp\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Perubahan teknis BIMA: jam submit dan OTP<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Bagian admin mengingatkan bahwa mulai tahun ini batas submit proposal bukan lagi 23.59 tetapi pukul 15.00, agar tidak terjadi penumpukan di malam hari. Sistem BIMA kini menggunakan OTP yang dikirim ke email satu akun (ketua atau admin pusat), sehingga koordinasi dan pengingat password perlu dipersiapkan jauh hari; permintaan bantuan ke admin BIMA nasional di hari terakhir sering tidak terjawab karena beban nasional yang tinggi.<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"persyaratan-ketua-anggota-dan-kuota-usulan\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Persyaratan ketua, anggota, dan kuota usulan<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Dalam sesi Deputi, dijelaskan bahwa ketua tim peneliti wajib memiliki NIDN\/NIDK\/NUPTK dan ID Sinta yang telah disinkronisasi dengan BIMA, karena data diambil dari PDDikti, Sinta, Scopus, dan Web of Science. Anggota dapat meliputi dosen (termasuk yang status izin belajar), mahasiswa aktif, dan masyarakat umum pemilik NIK\/paspor, dengan insentif khusus jika melibatkan perguruan tinggi dari kluster yang lebih rendah atau 3T untuk meningkatkan inklusivitas riset.<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"skema-bidang-fokus-dan-penyesuaian-panduan-2026\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Skema, bidang fokus, dan penyesuaian panduan 2026<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Panduan BIMA 2026 mengalami beberapa penyesuaian dibanding tahun-tahun sebelumnya, termasuk kuota dan persyaratan pengusul untuk skema Penelitian Fundamental Reguler, Penelitian Disertasi Doktor (PDD), Penelitian Tesis Magister (PTM), serta skema lain di bawah Direktorat Pembinaan Talenta Riset, DPPM, dan hilirisasi\/PHK. Terdapat delapan bidang fokus prioritas nasional (misalnya pangan, kesehatan, energi, maritim, pertahanan, digitalisasi\/AI\/semikonduktor, manufaktur &amp; material maju, serta hilirisasi &amp; industrialisasi) yang sebagian besar dirumuskan melalui forum KSTI di ITB, sehingga ITB didorong untuk menjadi pelaku utama, bukan sekadar perumus.<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"waktu-pelaksanaan-dan-alasan-call-lebih-awal\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Waktu pelaksanaan dan alasan call lebih awal<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Panduan 2026 dikeluarkan di akhir 2025 dengan niat agar call pendanaan Desember bisa diikuti pengumuman Januari\u2013Februari, sehingga peneliti memiliki waktu efektif hampir satu tahun untuk pelaksanaan dan penyusunan luaran. Hal ini memperbaiki pola lama ketika call baru dibuka Februari\/Maret dan dana efektif berjalan Juni, sementara laporan kemajuan sudah diminta Juli\/Agustus, yang dirasakan sangat sempit bagi peneliti.<span aria-label=\"paste.txt\" data-state=\"closed\">\u200b<\/span><\/p>\n<h3 id=\"pesan-motivasi-dan-budaya-riset-itb\" class=\"mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4\">Pesan motivasi dan budaya riset ITB<\/h3>\n<p class=\"my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2\">Direktur menutup pengantar dengan ajakan kuat agar dosen dan mahasiswa (terutama S3, juga S1\/S2) aktif menulis proposal dan publikasi, menempatkan riset sebagai bagian dari \u201cCSR pribadi\u201d bagi dosen yang sibuk proyek: mungkin dananya tidak sebesar proyek, tetapi dampak akademik dan reputasinya sangat besar. Disampaikan juga gagasan \u201cbe professor under 40\/50\/60\u201d sebagai jargon motivasi, serta penekanan bahwa kontribusi penelitian tidak hanya monopoli profesor; dosen muda dan mahasiswa pun diharapkan menjadi motor produktivitas publikasi dan riset ITB.<\/p>\n<h2>TEMPLATE DOCX PROPOSAL BIMA<\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/template-REV-PROP-BIMA-2025-Isian-Substansi-Proposal-Penelitian-Dasar.docx\">template-REV-PROP-BIMA-2025-Isian Substansi Proposal Penelitian Dasar (docx)<\/a><\/p>\n<a href=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/template-REV-PROP-BIMA-2025-Isian-Substansi-Proposal-Penelitian-Dasar.pdf\" class=\"pdfemb-viewer\" style=\"\" data-width=\"max\" data-height=\"max\"  data-toolbar=\"bottom\" data-toolbar-fixed=\"off\">template-REV-PROP-BIMA-2025-Isian Substansi Proposal Penelitian Dasar<br\/><\/a>\n<div id=\"attachment_14901\" style=\"width: 1034px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-14901\" class=\"size-large wp-image-14901\" src=\"https:\/\/fitb.itb.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/panduan-ringkas-proposal-bima-dikti-2026-1024x726.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"726\" srcset=\"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/panduan-ringkas-proposal-bima-dikti-2026-1024x726.jpg 1024w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/panduan-ringkas-proposal-bima-dikti-2026-300x213.jpg 300w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/panduan-ringkas-proposal-bima-dikti-2026-768x544.jpg 768w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/panduan-ringkas-proposal-bima-dikti-2026-1536x1088.jpg 1536w, https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2025\/12\/panduan-ringkas-proposal-bima-dikti-2026.jpg 1606w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><p id=\"caption-attachment-14901\" class=\"wp-caption-text\">Screenshot<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>sesi bimbingan teknis penulisan proposal riset bima kemendiktisaintek 2026 Video ini berisi sesi berbagi dan bimbingan teknis bagi dosen\/peneliti ITB yang akan mengajukan proposal riset ke skema BIMA 2026, dengan fokus pada pemahaman ketentuan skema, teknik penulisan proposal yang kuat, dan tips praktis agar proposal lebih kompetitif. Tenggat pengiriman proposal via BIMA tanggal 29 Desember [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1631,"featured_media":14889,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[1394,1390,1392],"class_list":["post-14885","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-kemendiktisaintek","tag-proposal","tag-riset-bima"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14885","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1631"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14885"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14885\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14904,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14885\/revisions\/14904"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14889"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14885"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14885"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/fitb\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14885"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}