{"id":151,"date":"2009-11-10T14:58:04","date_gmt":"2009-11-10T07:58:04","guid":{"rendered":"http:\/\/www.dkv.fsrd.itb.ac.id\/?p=151"},"modified":"2009-11-10T14:58:04","modified_gmt":"2009-11-10T07:58:04","slug":"semangat-taoisme-dalam-karya-desain-mahasiswa-china","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/dkv-fsrd\/2009\/11\/10\/semangat-taoisme-dalam-karya-desain-mahasiswa-china\/","title":{"rendered":"Semangat Taoisme dalam Karya Desain Mahasiswa China"},"content":{"rendered":"<div class=\"judulisiberitaatas\" style=\"margin: 0px\">Pendidikan Tinggi Seni dan Desain di Negeri Tirai Bambu<\/div>\n<div class=\"judulisiberita\" style=\"margin: 5px 0px\">Semangat Taoisme dalam Karya Desain Mahasiswa China<\/div>\n<div style=\"width: 300px;float: left;margin-right: 10px\">\n<div style=\"padding: 0px 0px 5px;width: 298px\">\n<div id=\"loadarea\" style=\"margin-bottom: 5px;width: 298px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/www.kompas.com\/data\/photo\/2009\/11\/09\/2121488p.jpg\" border=\"0\" alt=\"\" width=\"289\" height=\"219\" \/><\/div>\n<p><a title=\" \" rel=\"enlargeimage::mouseover\" rev=\"loadarea::#\" href=\"http:\/\/www.kompas.com\/data\/photo\/2009\/11\/09\/2121488p.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"mce_href=\" border=\"0\" alt=\"\" hspace=\"2\" width=\"70\" height=\"52\" \/><\/a><a title=\" \" rel=\"enlargeimage::mouseover\" rev=\"loadarea::#\" href=\"http:\/\/www.kompas.com\/data\/photo\/2009\/11\/09\/2122375p.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"mce_href=\" border=\"0\" alt=\"\" hspace=\"2\" width=\"70\" height=\"52\" \/><\/a><\/p>\n<div id=\"boxpoto\" style=\"margin-bottom: 0px;text-align: right;font-family: arial;font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 9px;line-height: normal;color: #666666\"><a style=\"font-family: arial;font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 9px;line-height: normal;color: #666666;text-decoration: none\" href=\"http:\/\/edukasi.kompas.com\/read\/xml\/2009\/11\/09\/21230690\/Semangat.Taoisme.dalam.Karya.Desain.Mahasiswa.China.#\">Naomi Haswanto<\/a><\/div>\n<div id=\"boxtitle\" style=\"margin-bottom: 0px;font-family: arial;font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 11px;line-height: normal;color: #333333\">Hasil Workshop Desain Jewelry<\/div>\n<\/div>\n<p><!--- video --><\/div>\n<div class=\"tanggal\">Senin, 9 November 2009 | 21:23 WIB<\/div>\n<p><strong>KOMPAS.com<\/strong> &#8211;\u00a0 Dua dosen dari DKV-Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)\u00a0 Institut Teknologi Bandung (ITB) Riama Maslan Sihombing dan Naomi Haswanto berkunjung ke China, menjadi Leader pada Workshop Jewelry dan Workshop Desain Buku di\u00a0 Shandong University of Art and Design di kota Jinan,\u00a0 Provinsi Shandong, pada 18-31 Oktober 2009 lalu.<\/p>\n<p>Keduanya berkesempatan mengunjungi Kampus Central Academy of Fine Arts (CAFA) di kota Beijing tempat penyelenggaraan pameran bersama Universitas hasil workshop dan mengikuti berbagai acara kongres desain.<\/p>\n<p>Selain mereka berdua, beberapa Dosen dan Designer Mancanegara juga terpilih menjadi leader pada 45\u00a0 workshop yang diselenggarakan di 15 universitas yang berada\u00a0 di kota\u00a0 Beijing dan sekitarnya. Workshop tersebut diselenggarakan\u00a0 sebagai pre-congress dalam kaitan acara Icograda, International Design Congress yaitu sebuah pesta Desain Internasional Tahunan dan Kongres Desain Sedunia yang tahun 2009 ini diadakan di kota Beijing, China.<\/p>\n<p>Riama bekerja sama sebagai Leader Workshop Jewelry dengan\u00a0 dua dosen, Prof. Duan Jianhua dan Assosiate Prof. Song Chuling, dan peserta 5 dosen SUAD; Assosiate Prof. Wang Zhengde, Yang Xiaohui, Liu Fei, Tian Weiling, Sun Chao dan 19 orang mahasiswa dari School of Modern Handicraft Art dalam mewujudkan rancangan Jewelry Workshop.<\/p>\n<p>Semangat Taoisme diwujudkan dalam karya desain jewelry adalah pesan Tao dipandang sebagai \u201csumber yang unik dari alam semesta dan menentukan semua hal\u201d sehingga simbol \u2013simbol dalam workshop Jewelry adalah simbol-simbol dari alam, berupa air (ombak) dan awan, dua hal yang saling berlawanan sifat, diatas dan di bawah, berbeda jenis namun saling mengisi dan memberi seperti konsep yin dan yang.<\/p>\n<p>Penemuan simbol yang mewakili China dan Indonesia merupakan perpaduan gaya visual dari China yaitu awan, dan sebagai simbol visual Indonesia yaitu ombak diperoleh setelah melalui pemikiran dan diskusi yang panjang, yang berhasil diwujudkan dalam bentuk perhiasan 3 dimensi bergaya modern yang amat menarik dalam bentuk Kalung dan Bros.<\/p>\n<p>Naomi menjadi Leader pada Book Project Workshop bersama tiga orang dosen SUAD; Zhu Ai Jun, Gao Peng\u00a0 dan Yuan- Yuan\u00a0 dengan mengajar 10 orang mahasiswa School of Visual Communication Design. Workshop desain buku ini merupakan eksperimen, bagaimana para mahasiswa belajar menggabungkan dua gaya visual yang berasal dari China dan Indonesia.<\/p>\n<p>Membawa filosofi Taoisme sebagai ajaran kehidupan masyarakat China dalam bentuk buku, diwujudkan dalam bentuk dasar segitiga (triangle) yang berarti harmonisasi hubungan dengan 3 unsur langit, bumi dan manusia. Selanjutnya Langit atau Tuhan diwujudkan dalam bentuk Bulat (Circle) dan Bumi diwujudkan dalam bentuk Kotak (Square).<\/p>\n<p>Ketiga bentuk\u00a0 ini menjadi dasar bentuk akhir buku, dimana bentuk persegi dari buku berisi lubang dengan bentuk segitiga, kotak dan bulat. Lubang ini diisi dengan buku yang berbentuk segitiga, kotak dan bulat. Buku persegi yang berlubang ditengahnya berisi desain dengan gaya visual China dan isinya, buku yang berbentuk segitiga, kotak dan bulat berisi desain dengan gaya visual Indonesia.<\/p>\n<p>Menurut Riama dan Naomi, yang merasa kagum akan etos kerja mahasiswa China, juga menyatakan tentunya tidak mudah mengajar mahasiswa China dalam waktu yang amat terbatas untuk mengenal \u201ctaste\u201d gaya visual Indonesia dan menyatukan dua kultur yang berbeda. Namun dalam workshop ini setidaknya diharapkan agar mahasiwa China dapat mengenal adanya kultur yang lain khususnya kebudayaan Indonesia. Selain itu hasil dari seluruh workshop akan menjadi suatu keseimbangan gaya visual dunia, tidak melulu berkiblat pada Barat<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendidikan Tinggi Seni dan Desain di Negeri Tirai &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":411,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-151","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/dkv-fsrd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/151","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/dkv-fsrd\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/dkv-fsrd\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/dkv-fsrd\/wp-json\/wp\/v2\/users\/411"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/dkv-fsrd\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=151"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/dkv-fsrd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/151\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/dkv-fsrd\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=151"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/dkv-fsrd\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=151"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/multisite.itb.ac.id\/dkv-fsrd\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=151"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}